Telpon: 081-xxx-xxx-xxx Email: example@mail.com

Berita

Saran Dewan akan Menjadi Perhatian Pemkot Mataram

Sekretariat DPRD Kota Mataram – Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, H. Muhtar, SH., memimpin siding paripurna lanjutan dengan agenda jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi di DPRD Kota Mataram. Muhtar didampingi Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH. Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh diwakili oleh Sekda H. Effendi Eko Saswito. Sekda dalam jawaban tertulis yang dibacakan di hadapan sidang paripurna menjawab semua pertanyaan fraksi secara sistematis.

Terhadap pertanyaan Fraksi Golkar dijelaskan bahwa fungsi TPID dalam pengendalian/penurunan inflasi meningkatkan intensitas koordinasi antar stakeholder serta inovasi dalam pengendalian inflasi sebagai upaya menjaga strategi 4K yaitu keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, ketersediaan stok dan komunikasi kebijakan.

Sedangkan harapan Fraksi Gerindra terhadap program pertanian Hortikultura sebagai bentuk peran serta dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dilakukan dengan menggalakkan kegiatan pertanian Hortikultura sejak tahun 2016 seperti penanaman cabe seluas 100 ha, pembagian bibit cabe kepada masyarakat sebanyak 100.000 polybag, penanaman bawang merah, sayur-sayuran dan pengembangan buah-buahan lokal seperti mangga mentaram, rambutan, lengkeng serta pengembangan hidroponik.

Terhadap pertanyaan Fraksi PDIP dijelaskan bahwa tolak ukur skala prioritas pembangunan gerbang dan monumen bundaran Kota Mataram telah sesuai dengan rencana pengembangan pusat pemerintahan ke arah selatan. Maka pembangunan pintu gerbang dan monumen menjadi target utama sebagai pedoman pengembangan infrastruktur selanjutnya mengingat belum adanya penanda yang memberikan informasi tempat, tujuan yang menunjukkan identitas Kota Mataram.

Terhadap pertanyaan Fraksi PPP dijelaskan bahwa upaya mengembalikan dan meningkatkan PAD yang menurun tajam pada tahun 2019 dilakukan melalui penguatan elektronik data base, penambahan jumlah tenaga yang mengikuti diklat seperti tenaga penilai pajak, pemeriksa dan manajemen penagihan serta peningkatan pengawasan perpajakan melalui perubahan peraturan dan penegakan sangsi berupa pemberitahuan/penempelan tanda belum membayar pajak.

Terhadap pertanyaan Fraksi Demokrat dijelaskan bahwa permasalahan sampah sampai saat ini masih dijumpai adanya tumpukan sampah dapat dijelaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup telah menerapkan strategi penanganan persampahan dengan cara pelayanan langsung/mobile, mempercepat penanganan timbunan sampah dan melakukan sweeping setiap hari yang dilakukan oleh satgas kebersihan yang diprioritaskan pada area terjadinya timbunan sampah.

Terhadap pertanyaan fraksi GNB dijelaskan bahwa pembangunan sarana perkantoran lebih prioritas dibandingkan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti pemberdayaan Koperasi dan UMKM dapat dijelaskan bahwa sarana perkantoran diprioritaskan penanganannya adalah terhadap gedung/bangunan yang terdampak gempa guna memulihkan kembali fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Terhadap pertanyaan fraksi Keadilan, dijelaskan bahwa Pemkot telah melakukan upaya upaya dengan melakukan evaluasi setiap triwulannya terhadap serapan anggaran masing-masing OPD. (*)

tags:
share:

Related News